yang tetap utuh di Kuburan Trunyan

Tidak perlu frustasi untuk mencapai desa Trunyan yang berjarak kurang lebih 65 km dari Denpasar, sepanjang perjalan banyak sajian pemandangan indah yang dilalui, sebut saja Panelokan yang memiliki view pegunungan dan terasering yang indah, belum lagi objek wisata udara segar yang bisa kita nikmati sepanjang perjalan mendaki itu.

Setelah sajian indahnya danau Batur, perjalan menuju desa Trunyan hampir tiba, selangkah lagi menuju desa Trunyan dengan menggunakan perahu menyebrangi danau Batur. Terdapat beberapa perahu di pinggir danau Batur, untuk melakukan penyeberangan cukup merogoh kocek tiga ratus ribu rupiah menggunakan perahu berkapasitas 10 orang (jadi satu orang cuma 30ribu ya kalau berangkat bareng).

ada kuncen yang selalu siap menjelaskan perihal kuburan ini, cukup bekali dia minimal Rp. 20.000 kita dapat banyak informasi
ada kuncen yang selalu siap menjelaskan perihal kuburan ini, cukup bekali dia minimal Rp. 20.000 kita dapat banyak informasi

TIPS: sebaiknya bersabar untuk menunggu rombongan lain jika jumlah rombongan Anda kurang dari 10 orang agar tarif boat terasa murah

Keunikan dari Kuburan Trunyan yang terletak di Desa Trunyan ini adalah terdapat 11 jenazah dalam ancak sanji atau semacam bambu yang disusun berkerucut. Bambu ini berisi jenazah berkain penutup setengah badan dengan wajah jelas terlihat. Sekeliling ancak sanji ini diletakan barang-barang seperti sandal, foto, pakaian, atau benda-benda lain si jenazah semasa hidup yang sengaja dibawa oleh keluarga jenazah.

menurut pa kuncen, jenazah ini meninggal 6 bulan lalu, meninggal saat berusia 80 tahun
menurut pa kuncen, jenazah ini meninggal 6 bulan lalu, meninggal saat berusia 80 tahun

Tentu bukan hal unik namanya jika mayat ini mengeluarkan bau dan membusuk. Sebelas mayat itu tidakPreview membusuk dan tidak berbau. Apa rahasianya…? Yaitu sebuah pohon Taru Menyan yang berdiri tegak di pintu masuk kuburan ini. Wangi yang dihasilkan mulai akar hingga pucuk pohon yang konon hanya ada 1 di dunia ini membuat 11 jenazah yang terkulai tidak berbau dan tidak pula berbusuk.

Jika hanya terdapat 11 jenazah yang diletakan di Kuburan Trunyan, lalu kemana jasad jenazah lain mengakhiri perjalanan hidupnya? Di desa Trunyan penduduknya tidak menggunakan tradisi Ngaben sebagai adat untuk mengakhiri perjalan hidup seseorang, seperti yang ada di Bali Daratan (istilah untuk penduduk Hindu Bali yang biasa kita kenal).

Perlakuan jenazah di Bali Age atau Bali Asli, sebutan untuk penduduk desa Trunyan, terbagi menjadi dua yaitu dikubur sebagai layaknya jenazah lain dan untuk orang yang meninggal dengan wajar, bukan karena penyakit, bukan karena kecelakaan, dan orang tersebut sudah menikah akan diletakan jenazahnya di Kuburan Trunyan.

Hanya ada 11 ancak sanji yang disediakan di Kuburan Trunyan, lalu jika ada jenazah baru yang layak diletakan di Kuburan Trunyan bagaimana? Setelah beberapa lama jenazah tersebut akan mengering seperti tengkorak. Saat itu artinya sudah selesai ‘jatah’ menghuni ancak sanji. Tengkorak yang mengering tersebut dikeluarkan dari ancak sanji dan diletakan diluar sebab jenazah tersebut harus berbagi tempat dengan ‘pendatang baru’.

ini dia pohon amazing yang bikin semua mayat disini ngga bau, konon hanya ada 1 pohon ini di dunia
ini dia pohon amazing yang bikin semua mayat disini ngga bau, konon hanya ada 1 pohon ini di dunia

Jika Anda berniat untuk melihat-lihat terlebih dahulu desa Trunyan lengkap dengan keaslian Bali, sebaiknya jangan menginjakan kaki terlebih dahulu di Kuburan Trunyan. Keyakinan penduduk Trunyan tidak boleh berkunjung ke Pura di desa setelah mengunjungi kuburan, Anda harus tentukan ke petugas boat bahwa sebelum ke Kuburan Trunyan, Anda terlebih dahulu ingin berkunjung melihat-lihat desa dan Pura. (mahmur)

(Tulisan ini juga saya muat di Majalah Pleasure edisi 2. Majalah Pleasure adalah corporate magazine Inna Hotel Group)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s