around Padang in 18 hours

Perjalanan saya menuju beberapa tempat menarik di Padang dimulai dari Hotel Grand Inna Muara Padang, waktu menunjukan pukul 05:37 ketika saya mulai diantar oleh pa supir yang ketika itu masih terlihat setengah ’belum menyatu’ sebab sudah saya pesankan untuk berangkat sepagi mungkin agar banyak objek wisata yang dapat saya kunjungi.

Ya, hari itu memang sudah saya siapkan itinerary untuk beberapa tujuan dalam ‘one day trip’. Tujuan pertama saya hari itu tentu pemenuhan asupan bagi ketersediaan energi, mengingat jauhnya perjalanan yang akan saya tempuh.

Bopet Rajawali Juanda dengan menu andalan soto padang ditambah teh susu yang khasiatnya semoga sperti yang selama ini saya dengar. Benar atau tidak rumor khasiat dari teh susu yang sudah saya habiskan, tetap saja ‘show must go on’ saya pun segera melaju menikmati pemandangan indah sepanjang perjalanan dari Hotel Grand Inna Muara Padang menuju beberapa tempat wisata di Padang, spot kuliner menarik pun sudah ada di itinerary.

Penyajian Soto Padang di Bopet Rajawali ini memang menarik yaa, asap dan harum soto sudah bikin laper deh
Penyajian Soto Padang di Bopet Rajawali ini memang menarik yaa, asap dan harum soto sudah bikin laper deh

Surau-surau yang saya lalui di sepanjang perjalanan membuat mata tidak ingin melewatkan ‘lukisan’ surau khas minang yang sering terlihat saat adzan maghrib di beberapa tv swasta, tidak afdol jika saya lewatkan begitu saja tanpa turun untuk berfoto. Resiko terpleset pada kubangan akibat salah injak, tentu menjadi bagian yang tak terlupakan saat mengambil foto dari sudut yang saya harapkan.

gua ngga tau nama masjid ini, tapi yang gua tau pernah lihat di adzan maghrib ntah tv apa
gua ngga tau nama masjid ini, tapi yang gua tau pernah lihat di adzan maghrib ntah tv apa

Bukan hanya tempat wisata yang menarik hati kami, kuliner di padang sungguh ‘unforgetable’, mulai dari soto padang, nasi kapau pasar atas, beberapa penganan ringan, hingga penutup hidangan saya hari itu di Sate Padang Mak Syukur yang cukup tersohor itu. Waktu menunjukan pukul 23:57 ketika saya tiba kembali di Hotel Grand Inna Padang.

rumah gadang yang sudah rusak ini konon pemiliknya ada di jakarta, ngga terurus. tegar oleh gempa tapi habis termakan waktu
rumah gadang yang sudah rusak ini konon pemiliknya ada di jakarta, ngga terurus. tegar oleh gempa tapi habis termakan waktu

Sungguh pengalaman yang aneh wisata keliling Padang hanya dalam waktu kurang dari 18 jam, semoga bisa balik lagi ke Padang, bukan cuma untuk pulang kampuang tapi bisa berwisata dengan normal pada rentang waktu yang cukup lama #aturjadual.

Foto: oleh Alex

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s