Letupan Semeru

Waktu menunjukan pukul 00:30 saat pa Rasiono dari pihak Inna Tretes Hotel mengetuk pintu kamar saya dan membangunkan untuk persiapan menuju Bromo. Begitu dinginnya di Inna Tretes hotel pagi ini, hal pertama yang saya lakukan adalah menengok gadget untuk tahu informasi suhu. wow!! ternyata 210 Celcius, lumayan dingin apalagi angin yang berhembus cukup kencang. Perjalanan menuju Bromo dari Inna Treres Hotel memakan waktu satu setengah jam kurang. Dengan kesigapan pa Margo, driver Inna Tretes pagi itu juga ditemani pihak marketing Inna Tretes, Ferdy, kami berangkat menuju Bromo dengan perbekalan yang cukup meriah, mulai minuman, makanan ringan hingga makanan berat (ini mau naik gunung apa pindah tempat makan yaa :p) Bagi yang tidak terbiasa dengan perjalanan mendaki dan berbelok, disarankan untuk mengisi perut terlebih dahulu. perjalanan menuju Bromo melalui titik yang disarankan oleh pa Margo ini terbilang cepat namun banyak tikungan dan tanjakan. 

menuju view pananjakan

Setiba di parkiran, rombongan sudah diterima oleh seorang pengendara Jeep, yang rupanya sudah dihubungi oleh pihak Inna Tretes untuk mengantar kami ke view point Pananjakan. Perjalanan menuju view point ini pun cukup asyik, pemandangan sepanjang jalur yang kita lewati tidak pernah berhenti ‘menyapa’ untuk kita lakukan pemotretan sembari Jeep 4.000 cc ini terus melaju. Setibanya di titik View Point Pananjakan pukul 03:46 rupanya sudah banyak sekali orang yang sudah siap dengan tripod berdiri siap membidik sunrise yang sesekali mereka arahkan ke kawah pasir Bromo yang eksotis. Jelang pukul 5:08 ketika sinar surya mulai merekah, suasana di tempat ini makin hangat, mereka yang menurut saya tidak saling mengenal itu tiba-tiba terlibat pembicaraan menarik tentang perubahan warna di sekitar puncak gunung. Setelah proses itu berlalu, dan beberapa orang sudah meninggalkan lokasi view point ini, tiba-tiba dari kejauhan terlihat semburan debu yang makin lama makin membesar. Tidak lain gunung yang mengeluarkan debu itu adalah Gunung Semeru. Bersyukur karena belum meninggalkan lokasi itu, segera saja kamera yang saya bawa mengabadikan pemandangan yang menurut beberapa orang tidak terbilang sering ini.

DSC_0464

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s